Saya ingin bertanya bagaiamana menghadapi seseorang atau orang terdekat ketika mengalami kecemasan dan selalu mengatakan bahwa ia ingin bunuh diri saja?
Jawaban Omah Psikologi
Jika
seorang teman anda mengalami kecemasan dan memiliki keinginan ingin bunuh diri.
Hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah menawarkan kepadanya kepedulian dan
dukungan dan terus mendampingi teman anda saat dia berusaha melangkah melewati
masa-masa sulitnya.
Tentunya dalam menangani hal seperti ini anda juga harus tetap berhati-hati dalam berperilaku dan berkata, karena salah mengucap atau salah menunjukkan perilaku saja bisa jadi membuat teman anda down lagi dan hilang kepercayaan terhadap anda.
Anda tidak perlu mengungkit-ungkit soal bunuh diri itu, tetapi anda harus siap mendengarkan teman anda jika ia ingin membicarakannya. Berusaha memahami kenapa teman anda mencoba mengakhiri hidupnya.
Bersikap lah pengertian terhadap situasi yang sedang menimpa teman anda akan sangat membantu. Tawarkan bantuan kepada teman anda, seperti menawarkannya untuk datang ke psikolog. Jika teman anda gugup ketika ingin datang ke psikolog, anda dapat menawarkan diri untuk menemaninya pergi ke psikolog.
Bantuan yang anda berikan walaupun hanya tugas kecil saja dapat memberikan perbedaan besar untuknya. Tentunya anda juga tidak dapat menanganinya sendirian. Tetapi ajaklah keluarga teman anda atau teman-teman yang lainnya ikut berkontribusi dalam membantu teman anda untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat membuatnya cemas dan ingin bunuh diri. Ketika menghadapi teman yang ingin bunuh diri anda jangan mengucapkan kata “seharusnya kamu bersyukur masih diberikan masalah yg belum begitu besar, lihat diluar sana bahkan ada banyak orang yang memiliki masalah lebih besar dari yang kamu miliki” perkataan seperti ini justru bukan memotivasi teman anda, tetapi malah membuat teman anda menjadi tambah bersalah dan bertambah memiliki keinginan untuk bunuh diri.
Tentunya dalam menangani hal seperti ini anda juga harus tetap berhati-hati dalam berperilaku dan berkata, karena salah mengucap atau salah menunjukkan perilaku saja bisa jadi membuat teman anda down lagi dan hilang kepercayaan terhadap anda.
Anda tidak perlu mengungkit-ungkit soal bunuh diri itu, tetapi anda harus siap mendengarkan teman anda jika ia ingin membicarakannya. Berusaha memahami kenapa teman anda mencoba mengakhiri hidupnya.
Bersikap lah pengertian terhadap situasi yang sedang menimpa teman anda akan sangat membantu. Tawarkan bantuan kepada teman anda, seperti menawarkannya untuk datang ke psikolog. Jika teman anda gugup ketika ingin datang ke psikolog, anda dapat menawarkan diri untuk menemaninya pergi ke psikolog.
Bantuan yang anda berikan walaupun hanya tugas kecil saja dapat memberikan perbedaan besar untuknya. Tentunya anda juga tidak dapat menanganinya sendirian. Tetapi ajaklah keluarga teman anda atau teman-teman yang lainnya ikut berkontribusi dalam membantu teman anda untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat membuatnya cemas dan ingin bunuh diri. Ketika menghadapi teman yang ingin bunuh diri anda jangan mengucapkan kata “seharusnya kamu bersyukur masih diberikan masalah yg belum begitu besar, lihat diluar sana bahkan ada banyak orang yang memiliki masalah lebih besar dari yang kamu miliki” perkataan seperti ini justru bukan memotivasi teman anda, tetapi malah membuat teman anda menjadi tambah bersalah dan bertambah memiliki keinginan untuk bunuh diri.
Terimakasih
sudah bertanya pada Omah Psikologi, semoga jawaban ini bisa membantu dan dapat
bermanfaat juga.
keren KK
BalasHapus