CURHAT : ANAK SAYA SELALU MINDER SEKOLAH DAN KURANG PERCAYA DIRI DI SEKOLAH
Saya
memutuskan menikah muda dan tetap melanjutkan kuliah saya di salah satu
universitas yang ada di kota saya. Keseharian saya sebagai seorang mahasiswi
sekaligus ibu rumah tangga saya jalani baik-baik saja karena memang kemauan
dari diri saya. Suami saya bekerja sebagai pebisnis online dirumah. Kami
tinggal tidak jauh dari tempat saya kuliah bersama malaikat kecil kami yang
sekarang usianya sudah 5 tahun dan bersekolah di taman kanak-kanak.
Selain
sekolah formal, saya juga memasukkan anak saya di kelas modelling. Setiap seminggu dua kali saya mengantar anak saya ke
sekolah modelling. Karena bakat
mugkin juga didukung oleh sekolah modelling,
beberapa kejuaraan model pernah diraih. Anak saya tergolong anak yang aktif dan
banyak bicara. Mudah bergaul juga dengan lingkungan baru. Tapi anehnya kalau di
sekolah formal (TK) , di kelas dia tidak banyak bicara seperti halnya dirumah
atau ditempat les modelling. Di kelas
lebih banyak menghabiskan waktu sendirian dan hanya mengikut permainan kelas
jika dipandu oleh ibu gurunya. Saya jadi merasa aneh, kenapa anak saya jadi
kurang percaya diri di sekolah. Sikapnya sangat berbeda saat di rumah dan di
tempat les modelling.
Dulu
pernah sekali saya tanya kenapa sikapnya yang seperti itu dan dia hanya bilang
“tidak ada apa-apa” tanpa ada percakapan lagi. Saya berusaha mendengarkan setiap kali
dia bercerita apapun yang dia lakukan dalam kesehariannya. Karena tentunya
waktu bertemu kami setiap hari memang kurang efektif karena dari pagi sampai
sore saya kuliah. Tapi, alasan kenapa
sikapnya yang kurang percaya diri itu sama sekali belum saya temukan. Bukan
hanya saya, suami saya juga selalu
berusaha untuk mencari dan membantu saya dalam masalah ini. Apakah mungkin saya salah mendidik anak?
Atau kurangnya waktu saya dengan anak saya sehingga dia kurang terbuka dengan
saya?
Gambaran
: Mahasiswi, 24 tahun
JAWABAN DARI OMAH
PSIKOLOGI
Saya ucapkan terimakasih atas
kepercayaan bunda untuk bergbagi dengan kami. Sebagai orang tua tentunya selalu
khawatir jika terjadi perubahan terhadap anak, apalagi tanpa orang tua sendiri
ketahui alasan kenapa sikap anak berbeda. Pastinya pola asuh yang diterapkan
oleh orang tua begitu di pertimbangkan agar anak menjadi yang terbaik.Rasa
percaya diri pada anak memang sangat penting untuk masa depan anak kelak. Rasa percaya
diri anak ditentukan juga oleh peran orang tua di dalamnya.
Jika bunda merasa bahwa bunda
salah dalam mendidik anak, lakukan perubahan. Jadilah pendengar yang baik, tunjukkan
sikap menghargai, beri kesempatan anak untuk membantu, latih kemandirian anak, senantiasa
membantu anak agar anak lebih optimis,p upuk minat dan bakat anak, ajak dia
untuk memecahkan masalah, mencari cara untuk membantu sesama, beri kesempatan
anak berkumpul bersama orang dewasa dan mengarahkan agar dapat mempersiapkan
masa depan.
Waktu bersama orang tua memang
sangat penting didapatkan oleh anak. Anak akan merasa aman dan mendapatkan
kasih sayang jika waktu bunda dan anak bunda lebih efektif lagi. Kurang
terbukanya anak dengan bunda sehingga permasalahan apa yang dihadapi anak disekolah
mengakibatkan kurangnya rasa percaya dirinya turun disekolah bisa jadi karena
anak merasa nyaman di tempat les dengan didampingi bunda, berbeda dengan jika
di sekolah tanpa didampingi bunda karena bunda juga harus kuliah. Pendampingan
orang tua terhadap anak memang sangat penting. Lebih dekat lagi dengan anak yuk
bunda, biar anak merasa percaya diri dengan pendampingan yang dia dapatkan .
Terimakasih
telah berbagi.
Salam,
Omah
Psikologi
Maratul Fitriyah | 153080008
Tidak ada komentar