Punya Sifat Moody? Coba Cara Ini...
“Kamu kenapa? Kok diem aja?”
“Nggak, lagi gak mood aja.”
“Kenapa nggak mood?”
“Nggak tahu, pokoknya lagi gak mood lah.”
“Ah, bohong. Masa’ tiba-tiba nggak mood gitu aja? Pasti ada
penyebabnya! Ayo ngaku apa?”
*Tambah bete*
Mungkin kamu dikenal teman, pacar, atau orangtua sebagai pemilik
sifat moody. Meski kita sering
mengira sebaliknya, perubahan mood yang tiba-tiba nggak selalu punya
penyebab pasti. Bisa saja, penyebab jelasnya ada di alam bawah sadar
yang tentu – sesuai namanya – tidak kita sadari. Kejadian-kejadian yang
berlangsung dari dua, tiga tahun lalu juga bisa tiba-tiba merusak mood kita
hari ini lho.
Gak hanya itu, mood swing juga bisa disebabkan hal-hal kecil
seperti ban motor yang pecah di jalan, hari yang tiba-tiba hujan, atau nge-buka
Facebook/Path terus langsung disambut debat kusir nggak penting. Ini
bikin sifat moody-mu bisa muncul kapan saja, yang tentu,
kalau nggak dikontrol, bisa bikin celaka.
Jadi gimana sih cara mengontrol sifat moody ini? Ikuti cara-cara
sederhana di bawah, yuk!
1. Cara yang paling sederhana, ubah mood negatifmu dengan “berpura-pura
ceria”
berusaha ceria, sampai
mood ceria jadi nyata
“Pura-pura” di sini bukan berarti fake atau palsu. Maksudnya
adalah mencoba untuk tetap menampilkan senyum menyenangkan dan tidak
menampakkan wajah muram. Menurut Steven Berglas, psikolog dan mantan dosen
Harvard Medical School, tindakan sederhana ini saja bisa membantu mood-mu pulih perlahan-lahan.
Tegakkan kepala dan jangan menundukkannya. Bernapaslah perlahan sehingga
hatimu yang kacau bisa sedikit lebih tenang. Lama-lama, kamu tidak perlu
“berpura-pura” lagi karena mood ceria-mu yang asli sudah kembali.
2. Bukan tak mungkin sifat moody-mu berasal dari gaya hidup yang asal. Mulai sekarang, rutinlah
olahraga dan makan yang menyehatkan
kita nggak menyuruhmu
langsung daftar gym dan jadi gym freak (meskipun kalau mau jadi gym freak juga
nggak ada salahnya). Yang kami sarankan jauh lebih sederhana:
makanlah secara seimbang dan teraturlah dalam berolahraga. Nggak seberat
nyari jodoh ‘kan ya?
Bukan cuma mitos, kebiasaan hidup sehat memang bisa membantumu
memelihara mood ceria. Sesi olahraga rutin, misalnya,
akan membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuatmu lebih rileks.
Sementara itu, makanan bergizi dan penuh serat akan mencukupi kebutuhan
energimu — mencegahmu terserang mood swing gara-gara level
energi yang rendah. Jadi tunggu apa lagi? Terapkan hidup yang lebih sehat mulai
sekarang!
3. Kadang yang kamu butuhkan hanyalah perasaan pencapaian. Dapatkan
ini dengan bersih-bersih kamar
Sering nggak sih merasa kalau cuci baju, cuci piring, dan bersih-bersih
kamar itu mood booster yang
sebenar-benarnya? Itu karena aktivitas ini membuatmu merasa sudah “mencapai”
atau melakukan sesuatu.
Sense of achievement atau
perasaan sudah mencapai sesuatu sangat penting untuk mengembalikan mood-mu. Nggak, kamu nggak harus jadi selebgram atau mencapai puncak Rinjani
dulu kok supaya bisa memiliki perasaan ini. Dapatkan saja sense of achievement-mu dengan hal-hal sederhana seperti bersih-bersih kamar (hayo, kapan
terakhir kali kamarmu disapu?), cuci baju, mengelap sepatu,
atau membersihkan laptop. Dijamin, mood positifmu
akan kembali lagi!
4. Cobalah cara instan mengembalikan mood-mu. Mandi air hangat dan minum
teh panas sungguh membantu
Jangan remehkan sensasi nyaman dalam secangkir teh hangat atau shower air hangat. Penelitian Universitas Yale mengungkap bahwa anak muda yang
memasukkan kedua hal ini ke dalam ritual mereka punya mood yang lebih
stabil dan ceria dibanding mereka yang tidak. Mandi air hangat dan minum teh
hangat memang bisa membantu menyingkirkan mood negatif dengan instan!
5. Coba jujur pada dirimu. Mungkin ada trauma atau pengalaman buruk yang
jadi benalu?
Seperti yang sudah di jabarkan di atas, penyebab sifat moody-mu mungkin saja justru sesuatu yang sudah terjadi bertahun-tahun lalu.
Coba deh jujur ke dirimu sendiri: apakah kamu mungkin punya pengalaman
buruk yang selama ini hanya kamu simpan sendiri?
Tak perlu malu jika kamu memang memiliki pengalaman seperti ini. Justru
jika dibiarkan, pengalaman ini akan terus membuatmu moody. Bahkan bisa saja, sifat moody-mu bertambah parah.
6. Biar mood-mu aja yang berubah jadi monster. Kamu nggak perlu!
“Sayang, kamu kenapa sih?”
“Gak tahu ah! Kamu diem aja deh, nanti aku tambah bete!”
Hey, coba deh tetap sopan pada teman-teman dan orang di sekitarmu — bahkan
ketika mood-mu sedang buruk-buruknya. Cukup mood kamu saja yang jadi
monster; kamu jangan!
Nggak main-main lho kami menyarankan ini. Tetap berbuat baik ke orang
sekitar sesungguhnya menolong mood positifmu kembali lagi. Jadi lain kali,
saat sifat moody-mu menyerang, berusahalah untuk tetap
berlaku baik. Jangan marahi pacar, kalau perlu peluklah dia dan perlakukan
dengan sabar. Jangan galak ke teman-teman, kalau bisa dengarkan cerita mereka
dan beri pertolongan andai dibutuhkan. Dijamin deh, dengan melakukan ini, mood
buruk nggak akan mengendap lama-lama

Thx..sangat menginspirasi ��
BalasHapus