//

KUNCI KELANGGENGAN PERKWINAN

Share:
KUNCI KELANGGENGAN PERKAWINAN


Perkawinan adalah hal yang selalu dinantikan oleh setiap manusia. Perkawinan menyatukan dua hati penuh cinta dan sayang dalam ikatan suci berupa pernikahan. Tidak hanya itu perkawinan juga menyatukan dua keluarga, dua kultur, dan menyatukan visi dan misi dalam mengarungi bahtra rumah tangga.
Dalam pernikahan dapat saling beribadah, merajut cinta dan harap karena Allah SWT. Dalam mengarungi bahtra rumah tangga, terkadang ombak menghatam, dan terkadang menabrak karang, ini yang terkadang membuat pasangan suami istri menjadi bertengkar. Namun semua cobaan itu dapat membuat keluarga menjadi semakin kuat, dan melekatkan menjadi sangat lekat.
Jangan khawatir, insyaAllah akan menyatukan kita dengan pasangan kita di dunia dan di akhirat, bersama menuju syurga Nya. “Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kemampuannya.” (Q.S Al-Mukminun:62). Kunci kelanggengan perkawianan adalah ketika berhasil melakukan penyesuaian diantara pasangan. Menurut Calhoun & Acocella (2012) penyesuaian adalah intraksi yang kontinu dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.
  •   Penyelesaian Konflik

Rumah tangga yang langgeng bukanlah rumah tangga tanpa konflik, namun yang mampu menyelesaikan konflik dengan kepala dingin. Konflik dapat diselesaikan dengan melakukan:
a). Menetukan pokok permasalahan.
            Menentukan pokok permasalahan yang terjadi, meruncingkan apa penyebab dari pertengkaran yang ada.
b). Mendiskusikan sumbangan masing-masing pada permasalahan yang muncul.
            Tidak hanya sebatas tahu apa permasalahannya namun pasangan juga diharapkan saling berkolaborasi dalam mendiskusiakan permaslahan.
c). Mendiskusikan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah.
            Pasangan diharapkan saling berdiskusi untuk menentukan jalan keluar dari masalah tersebut, terlebih dahulu menimbang baik dan buruknya sebuah ide dalam menyelesaikan permasalahan.
d). Menentukan dan menghargai peran masing-masing terhadap penyelesaian masalah.
            Dalam penyelesaian masalah setiap pasangan melakukan konstribusi dalam menyelesaikan sesuai dengan kesanggupan dan kemampuan pasangan. Menjunjung tinggi penghargaan dan toleransi antar pasangan.
  • Komunikasi


Komunikasi sangat diperlukan untuk membangun kedekatan dan keintiman dengan pasangan. Komunikasi merupakan aspek yang paling penting, karena berkaitan dengan hampir semua aspek dalam hubungan pasangan.
  •           Berbagi Tugas Rumah Tangga

Berbagi tugas rumah tangga sangat diperlukan. Sesuai dengan hak dan kewajiban suami istri sesuai dengan Al-Quran dan Hadis. Saling membantu dalam menyeleaikan pekerjaan rumah tangga pun sangat diperlukan, itu dapat meningkatkan keharmonisan keluarga.

Refrensi : Lestari, Sri.2012.Psikologi Keluarga.Prenadamedia Group:Jakarta.

Tidak ada komentar

Omah Psikologi

Halaman

Entri Populer